PUSAT PANDUAN PROSEDUR BERPERKARA PENGADILAN NEGERI ENREKANG

Selamat datang di portal informasi resmi tata cara dan tahapan beracara di Pengadilan Negeri Enrekang. Pelayanan peradilan kami diselenggarakan secara profesional, transparan, akuntabel, dan terintegrasi secara elektronik sesuai Buku Pedoman Mahkamah Agung RI (Buku II) serta Standar Pelayanan Informasi Publik Ditjen Badilum (SK KMA 2-144).

Pengadilan Negeri Enrekang Kelas II melayani dua ranah kompetensi yurisdiksi peradilan utama bagi masyarakat pencari keadilan di Kabupaten Enrekang, yaitu Perkara Perdata (penyelesaian sengketa hak perorangan/keperdataan) dan Perkara Pidana (pemeriksaan penuntutan tindak pidana demi kepastian hukum dan keadilan masyarakat). Silakan pilih kategori prosedur di bawah ini untuk mempelajari pedoman lengkapnya:

Layanan Perdata
PROSEDUR BERPERKARA PERDATA

Panduan lengkap tata cara pendaftaran dan persidangan perkara perdata, meliputi sengketa kepemilikan tanah/hak, wanprestasi kontrak, perbuatan melawan hukum (PMH), permohonan penetapan pengadilan (voluntair), mediasi wajib (PERMA No. 1/2016), gugatan sederhana (small claims court), serta persidangan online mandiri melalui e-Court Mahkamah Agung RI.

Gugatan Biasa Permohonan Gugatan Sederhana Mediasi Damai e-Court / e-Litigation
Pelajari Prosedur Perdata Selengkapnya
Layanan Pidana
PROSEDUR BERPERKARA PIDANA

Panduan terstruktur alur administrasi penanganan perkara pidana dari pelimpahan Kejaksaan Negeri Enrekang, tahapan pemeriksaan sidang perkara biasa (dakwaan, eksepsi, pembuktian, tuntutan, pledoi, vonis), tindak pidana ringan (tipiring), tilang lalu lintas (e-Tilang), peradilan pidana anak (diversi/SPPA), praperadilan, hingga layanan digital terpadu e-Berpadu.

Pidana Biasa Tipiring Cepat Tilang Elektronik Pidana Anak (Diversi) Layanan e-Berpadu
Pelajari Prosedur Pidana Selengkapnya

Ikhtisar Perbandingan Karakteristik Berperkara Perdata dan Pidana

Aspek Perbedaan Perkara Perdata (Civil Case) Perkara Pidana (Criminal Case)
Objek Sengketa Sengketa hak dan kepentingan keperdataan antarindividu atau badan hukum privat. Pelanggaran undang-undang hukum pidana yang merugikan kepentingan umum dan ketertiban masyarakat.
Pihak yang Berperkara Penggugat / Pemohon melawan Tergugat / Termohon. Penuntut Umum (Jaksa) mewakili negara melawan Terdakwa.
Inisiatif Perkara Pihak yang dirugikan secara aktif mengajukan gugatan (Hakim bersifat pasif). Negara/Aparat penegak hukum (Penyidik Polri & Jaksa Penuntut Umum).
Upaya Perdamaian Wajib Mediasi (PERMA No. 1 Tahun 2016) sebelum pemeriksaan pokok perkara. Diversi / Keadilan Restoratif (khusus Perkara Anak / Tipiring / delik aduan tertentu).
Biaya Perkara Dibebankan pada Penggugat dalam bentuk Panjar Biaya Perkara (SKUM) kecuali Prodeo. Gratis / Tidak Dipungut Biaya (ditanggung negara; biaya perkara vonis nominal dicantumkan di putusan).
Sistem Elektronik e-Court Mahkamah Agung RI (ecourt.mahkamahagung.go.id). e-Berpadu Mahkamah Agung RI (eberpadu.mahkamahagung.go.id).
Bantuan Hukum Gratis Tersedia layanan Posbakum dan Pembebasan Biaya (Prodeo) bagi masyarakat kurang mampu. Wajib disediakan Penasihat Hukum gratis (Posbakum) bagi ancaman pidana $\ge$ 5 tahun (Pasal 56 KUHAP).
Komitmen Pelayanan Pengadilan Negeri Enrekang:
Asas Peradilan Cepat, Sederhana, dan Biaya Ringan: Memastikan setiap perkara diselesaikan secara efektif tanpa penundaan yang tidak perlu.
Equality Before The Law: Memberikan perlakuan hukum yang sama dan adil tanpa membeda-bedakan status sosial, ekonomi, suku, agama, dan gender.
Keterbukaan Informasi Publik: Transparansi jadwal sidang, tahapan perkara, dan salinan putusan secara realtime melalui SIPP dan Direktori Putusan.
Aksesibilitas & Ramah Kelompok Rentan: Menyediakan sarana prasarana ramah disabilitas, ruang laktasi, jalur pemandu, kursi roda, dan ruang sidang anak.
Disusun berdasarkan Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI No. 2-144/KMA/SK/VIII/2022 tentang Standar Pelayanan Informasi Publik di Pengadilan, Buku Pedoman Pelaksanaan Tugas dan Administrasi Peradilan (Buku II MARI), dan Regulasi Mahkamah Agung RI.